Office :

JL. Anwar Aid, depan galeri KUMKM Tanjungpandan Belitung, Indonesia Hotline +62 81271625108 , +62 81929641984 Email : zonabelitung.tour@gmail.com

Zona Belitung Tour menawarkan paket tour wisata belitung murah menarik menyengkan untuk liburan anda bersama keluarga, kerabat, atau rekan kantor

SELAMAT DATANG DI ZONA BELITUNG TOUR & TRAVEL , KAMI SIAP MENGANTARKAN ANDA YANG INGIN BERWISATA KE PULAU BELITUNG. SELAIN PAKET REGULER, KAMI JUGA MENYEDIAKAN BERAGAM PAKET MENARIK LAINNYA

TARSIUS BANCANUS SALTATOR ( Pelilean)



Selain terkenal dengan pantainya yang indah dan bebatuan granitnya yang unik, Belitung juga punya sisi lain yang tak kalah menarik. TARSIUS Bancanus Saltator atau dalam bahasa lokal dipanggil dengan sebutan Pelilean, adalah  primata terkecil di dunia. Di Indonesia sendiri habitatnya tersebar di sekitar Pulau Borneo, Sumatera, Sulawesi dan pulau-pulau sekitar seperti Bangka, Belitung, sedikit di Pulau Bali dan Lombok. Dan di Dunia hanya ada di empat Negara , yaitu  Malaysia (Sabah dan Serawak) ,Brunei Darussalam dan Fhiliphina. 


Kata Tarsius berasal dari “ tarsal ” yang artinya tulang pergelangan kaki. Ukuran pergelangannya memang panjang, hal ini sangat  membantu pergerakannya. Disamping itu juga , tentunya bisa mengokohkan posisi Tarsius pada waktu bertenggar di dahan-dahan pohon. Biarpun kecil,  hewan ini bisa melompat sejauh 3 Meter, kalau diperhatikan jari tangan dan kakinya berselaput seperti katak.



Sepintas hewan yang sangat aktif  ini mirip dengan monyet. Tarsius ini seperti gabungan berbagai jenis hewan. Badannya di lindungi oleh bulu-bulu lebat berwarna kuning kecoklatan, terasa sangat lembut jika di sentuh, seperti Kucing. Ekornya sangat panjang, bahkan panjangnya dua kali lipat dari ukuran badannya sendiri. Mirip ekor tikur, cuman di ujungnya ekornya terdapat Bulu-bulu halus yang tegak ”merangsang” . Hewan ini terlihat sangat menggemaskan, lihat saja hidungnya, terlihat  lucu.  Telinganya yang kecil sangat sering di gerak gerakan untuk mendeteksi keberadaan mangsa atau bahaya yang sedang mengincar.tapi biarpun terlihat lucu,sebaiknya jangan menyentuh hewan satu ini. Disamping mempunyai cakar di jari kedua dan ketiganya, juga mempunya gigi yang tajam. 


Tarsius memang pantas di sebut primata terkecil didunia. Di Belitung sendiri besarnya cuman satu kepalan tangan orang dewasa. Beratnya hanya sekitar 100an gram.
Sebagai hewan Nokturnal , hewan ini hanya beraktifitas di malam hari. Makanan utamanya adalah serangga dan jangkrik.Tarsius ini menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas pohon. Melompat dari dahan satu ke dahan yang lain. Yang uniknya mereka tidak bisa berjalan di atas tanah . Jika menyentuh tanah, otomatis akan langsung melompat ke pohon. Bahkan tidur dan melahirkan pun diatas pohon.Seekor Induk tarsius akan mengandung selama 6 bulan, dan bayinya ini setelah berumur sehari , udah langsung bisa melompat . Yang paling unik dari Hewan satu ini adalah kepalanya bisa berputar 180 derajat, posisi wajahnya bisa sejajar dengan punggungnya sendiri. Matanya sangat besar, bulet dan menonjol, seolah olah mencuat keluar. Ukuran matanya bahkan melebihi volume otaknya sendiri. Dengan kondisi seperti ini tentunya sangat menguntungkan, matanya bisa lebih melihat dengan jelas di Malam hari.  




Konon, tarsius adalah hewan yang paling setia di dunia. Jika pasangannya mati dia akan stress dan bunuh diri dengan jalan melukai dirinya sendiri. 

Penurunan  habibat tarsisus ini banyak di sebapkan  pembukaan lahan hutan yang di bakar. Perkebunan sawit yang besar turut andil, disamping aktivitas tambang yang sangat mengganggu. Saat ini di belitung , habitatnya banyak  tersebar ada di Kawasan Hutan Lindung Batu Mentas Kecamatan Badau .Saat ini ada sebuah LSM yang bernama KPLB (Kelompok pecinta Lingkungan Belitung) bekerja sama dengan GEF serta Pemkab Belitung berupaya untuk melakukan konservasi terhadap hewan satu ini.

Sejak tahun 2011 Tarsius Bancanus Saltator telah ditetapkan sebagai Icon fauna Prop. BABEL.  



Pulau Lengkuas, Belitung




Memang tidak salah, kalau Pulau Lengkuas ini dijadikan Icon Wisatanya Pulau Belitung . Terletak di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kec Sijuk, Kab. Belitung. Keindahan panorama alam pantai yang dipagari batu granit dan pasir putih telah menjadikan pulau ini terlihat sangat indah. Dari pulau kecil ini kita bisa menikmati sunset dan sunrise yang pasti dilihat dari dua sisi yang berbeda. 

Untuk menggapai pulau kecil ini tidaklah sulit. Cukup menyewa boat Nelayan yang ada di Tanjung Binga maupun dari Tanjung Kelayang, Biaya sewa pun relatif murah, Rp 450.000-Rp900.000. tergantung dari ukuran ukuran kapal dan jumlah peserta yg mau berangkat
Perjalanan yang ditempuh hanya memakan waktu 30-40 menit dari Tanjung Kelayang. Jika berangkat dari Tanjung Binga justru bisa lebih cepat lagi karena dari dermaga Tanjung Binga, keelokan Pulau Lengkuas sudah memanggil untuk disentuh.




Perahu yang biasa digunakan untuk menuju Pulau Lengkuas adalah perahu nelayan yang biasa digunakan para nelayan mencari ikan.Tetapi semenjak pariwisata di Belitung  mulai bangkit, kapal ini jika siang beralih fungsi menjadi perahu buat berwisata. 
Pulau Lengkuas bisa dibilang sangat kecil, saking kecilnya, pulau ini bisa dikelilingi hanya dalam 15-20 menit. Dan jika kesini pas air laut surut, kita bisa berjalan kaki menuju sebuah pulau kecil di sebelah selatan pulau Lengkuas. Dari sini viewnya juga sangat bagus,

Di seputar pulau ada banyak pulau batu/batu granit yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki melintasi laut yang dangkal ,Batu granit yang berdiri kokoh di Pulau Lengkuas semakin indah dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan yang rimbun.
Cerita keindahan Pulau Lengkuas dengan pernak-pernik yang dimilikinya telah menghipnotis wisatawan nusantara maupun mancanegara, khususnya para fotografer. Sehingga tidak heran lagi jika pada hari libur Minggu ataupun libur nasional, pulau yang tidak sampai satu hektar akan dipenuhi para pengunjung.

Air lautnya yang jernih semakin menambah menawan Pulau Lengkuas  ini. Saking jernihnya, kita  bisa melihat dengan jelas ikan-ikan yang berkejaran di dasar laut. Sekitar Pulau Lengkuas ini sangat cocok dan menyenangkan untuk bermain di air laut atau snorkling.



Dan yang membuat sempurna, di Pulau ini terdapat sebuah Mercusuar yang usianya sudah ratusan tahun. Bangunan ini konon katanya di bangun pada tahun 1882. dengan ketinggian 60 meter dan 313 anak tangga hingga mencapai 19 lantai. Dan Mercusuar ini masih berfungsi dengan sangat baik, ada 3 orang penjaga yangbertugas disini, mereka juga sangat ramah ramah dengan para pengunjung.  Dengan hanya membayar uang kebersihan Rp. 5.000  kita bisa menapaki tangga demi tangga di mercusuar ini. .. Memang agak berat , tapi kalori dan energi yang dikeluarkan terbayarkan dengan indahnya pemandangan yg ada dari balik jendela ,  Sensasi   melihat pemandangan yg berbeda – beda dari setiap lantainya . 

Dipuncak mercusuar kita bisa menikmati keindahan dari segala penjuru. Angin nan sepoi pun menghembuskan kekuatannya pada tubuh. Indahnya Pulau Lengkuas ini sungguh luar biasa, kadang terlalu susah untuk menceritakan bagaimana keindahan alam hanya dengan kata-kata. 

Ayo jangan ragu lagi melangkahkan kaki berwisata ke Pulau Lengkuas , Belitung ...